Max Eberl biasanya bukan tipe orang yang punya banyak stok kesabaran, terutama dalam urusan manajemen skuad. Namun, terkait masa depan sang kiper legendaris, Manuel Neuer, Direktur Olahraga Bayern Munich ini memilih untuk mengambil langkah pelan dan penuh pertimbangan.
Dalam wawancara terbarunya dengan Tz, Eberl memberikan bocoran mengenai kelanjutan karier Neuer di Allianz Arena, tepat setelah sang kiper nomor satu Jerman tersebut resmi menginjak usia 40 tahun.
Fokus pada Laga Krusial di Bulan April
Eberl menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk menekan Neuer soal urusan kontrak. Baginya, kenyamanan sang pemain adalah prioritas utama sebelum masuk ke meja perundingan.
"Manu baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40. Kami sudah sempat berbincang dalam dua minggu terakhir. Fokus Manu saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi laga-laga besar di bulan April. Setelah fase krusial ini lewat, baru kami akan duduk bersama dan berdiskusi lebih dalam," ungkap Eberl.
Antara Rencana Masa Depan dan Rasa Respek
Meski sadar bahwa klub harus segera merancang rencana jangka panjang untuk posisi penjaga gawang, Eberl tidak ingin bersikap gegabah. Ia mengakui bahwa sifat aslinya sangat tidak sabaran, namun khusus untuk kasus Neuer, ia merasa strategi "menunggu" adalah pilihan yang lebih bijaksana.
"Kesabaran sebenarnya bukan kekuatan saya, saya ini orangnya sangat tidak sabaran. Namun, dalam situasi ini, terkadang lebih baik menunggu sejenak daripada terburu-buru mengambil langkah yang salah," tambahnya.
Skenario Ideal: Perpanjangan Kontrak
Bagi Eberl, pintu bagi Neuer tetap terbuka lebar selama sang kapten merasa masih mampu bersaing di level tertinggi. Skenario terbaik bagi Bayern tentu saja tetap melihat Neuer berdiri di bawah mistar gawang untuk musim depan.
"Skenario ideal bagi saya? Jika Manu merasa siap, kondisinya bugar, dan ekspektasi kami berdua sejalan, saya sangat terbuka untuk opsi perpanjangan kontrak," pungkas Eberl.
Kini, keputusan akhir ada di tangan Neuer. Beberapa pekan ke depan akan menjadi faktor penentu, terutama melihat bagaimana performa dan kondisi fisiknya di tengah jadwal padat yang akan dihadapi Bayern.





0 comments:
Post a Comment